Sanda menambahkan, jika dalam Pilkada 2024 ini KPU ada sedikit pengurangan TPS yang cukup signifikan di Jember.
“Totalnya dari pemilu dan pemilihan ini sangat berbeda, TPS di pemilu lalu sekitar 7 ribu, namun untuk saat ini berkurang menjadi 4 ribu,” tuturnya.
Ia menegaskan, bahwa Bawaslu Jember akan fokus mengawal hak pilih masyarakat agar tidak ada terjadi warga Jember yang memiliki hak pilih tidak masuk dalam DPT nantinya.***