Selain itu usai penembakan terjadi akhirnya memicu kerusuhan. Massa turun melakukan protes di jalan utama Mulia, ibu kota Puncak Jaya.
Baca Juga: Ternyata Ada di Indonesia! Sungai Terjernih Kalibiru, Permata Tersembunyi Papua yang Memikat Dunia
Mereka meyakini bahwa ketiga korban yang ditembak oleh TNI merupakan berasal dari warga sipil.
Sebab mereka kerap menembak masyarakat sipil dan aparat kemanan TNI Polri. Ditambah sering merusak fasilitas umum.
Massa yang melakukan penyerangan pun juga menumbangkan beberapa korban. Yakni empat tewas terkena panah, terdiri dari tiga tukang ojek dan penjaga warung.
Hal ini terjadi karena proses mediasi tidak dapat diterima oleh keluarga korban yang ditembak oleh TNI.***