Kedua jenis susu ini sama-sama banyak dijual di minimarket.
Walau sama-sama suhu, namun ada sejumlah perbedaan antara keduanya, termasuk cara penyimpanan.
Dikutip dari akun @hiYano, ada 4 perbedaan susu UHT dan susu pasteurisasi.
Pertama, suhu yang digunakan saat pemanasan berbeda antara susu UHT dan susu pasteurisasi.
Susu UHT dipanaskan dengan suhu 140 derajat celcius selama 2-4 detik.
Baca Juga: Heboh! Beredar Video Orang Utan Masuk Pemukiman di Kaltim, Warganet: Rumahnya Dipake Buat IKN
Sedangkan susu pasteurisasi dipanaskan selama 30 menit pada suhu 65 derajat celcius atau 15 detik di suhu 72 derajat celcius.
Kedua, semua bakteri baik pada susu UHT hilang akibat suhu tinggi pada proses pemanasa.
Sementara pada susu pasteurisasi, bakteri penyebab penyakit hilang namun bakteri perusak susu dilumpuhkan sementara.
Ketiga, karena dipanaskan dengan suhu tinggi, nutrisi dalam susu UHT juga mengalami penurunan.
Sedangkan pada susu pasteurisasi, kandungan gizinya masih lengkap karena menggunakan suhu rendah.
Masa kadaluarsa tiap jenis susu pun berbeda, susu UHT bisa bertahan hingga 1 tahun.