Benee juga menjelaskan alasan Amrih Widodo meminjam tulisan Soesilo Toer yang rupanya belum pernah diterbitkan.
“Amrih Widodo mempertanyakan tulisan Pak Soesilo Toer itu, ‘Harus ada data autentik’ kata Amrih Widodo. Dia kemudian meminjam tulisan itu,” ungkap Benee kepada tim SketsaNusantara.id.
Soesilo Toer yang sudah lama ingin tulisannya tersebut dikembalikan, akhirnya meminta Benee menagih Amrih Widodo.
Benee pun mulai menghubungi Amrih Widodo untuk mengembalikan tulisan sang ayah yang ternyata belum sempat dibuatkan salinan saat dipinjam Amrih Widodo.
Pada mulanya Amrih Widodo memberikan respon mengenai keberadaan naskah tersebut.
Bahkan Amrih Widodo beberapa kali mengaku tengah mencari salinan tulisan Soesilo Toer yang ia buat usai Benee mengatakan karya sang ayah masih belum ia terima.
Namun lambat laun, Amrih Widodo tak memberikan respon mengenai naskah tersebut.
Hingga akhirnya antrolopog yang menjadi narasumber di Festival Budaya Spiritual di Blora pada 9 Juli 2024 ini kembali merespon Benee.
Berdasarkan hasil percakapan keduanya pada 5 Juli 2024 melalui pesan Whatsapp, Benee Santoso memberikan waktu pada Amrih Widodo hingga 31 Oktober 2024 pukul 23.59 WIB.***