SketsaNusantara.id – Dekan dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga atau UNAIR Surabaya yakni Budi Santoso yang telah diberhentikan dari jabatannya.
Diketahui, Budi Santoso diberhentikan oleh pihak universitas karena menolak rencana dari Kemenkes yang akan mendatangkan dokter asing ke Indonesia.
Ia sempat dipanggil oleh Rektor Universitas Airlangga yakni Prof Nasih setelah ia berkomentar tidak setuju perihal rencana Kemenkes yang mendatangkan dokter asing ke Indonesia.
Simak profil dari Budi Santoso yaitu seorang dekan FK UNAIR Surabaya yang telah diberhentikan jabatannya karena diduga menolak rencana Kemenkes yang akan mendatangkan dokter asing ke Indonesia.
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman news.unair.ac.id berikut ini adalah profil Budi Santoso.
Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp.OG (K) ialah sosok Dekan dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga atau UNAIR Surabaya. Ia lahir di Banyuwangi dan dikenal sebagai dokter spesialis ahli dalam bidang Ginekologi dan Onkologi.
Baca Juga: Hari-Hari Akan Terasa Lebih Panjang, Bumi Alami Fenomena Backtracking Hingga Gerak Melambat
Pria yang akrab dengan sapaan Prof. Bus memulai pendidikan tingginya di Universitas Airlangga mengambil S1 Kedokteran pada tahun 1989.
Lalu ia melanjutkan pendidikan profesinya di tahun 1998 dan melanjutkan pendidikan S3 pada tahun 2009.
Budi Santoso mengawali karirnya sebagai staf medis di Departemen Obstetri dan Ginekologi RSUD Dr. Soetomo pada tahun 1994 hingga saat ini.
Selain itu, ia juga pernah menjadi sekretaris II di Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Surabaya pada tahun 2011-2014 dan menjadi koordinator Prodi Magister Ilmu Kesehatan Reproduksi FK Unair pada tahun 2011-2015.
Tak hanya menjadi seorang koordinator Prodi Magister Ilmu Kesehatan Reproduksi FK Unair, ia juga pernah menjadi Kepala Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat FK UNAIR.