SketsaNusantara.id - Terduga kelompok hacker yang meretas PDNS 2 (Pusat Data Nasional Sementara) memutuskan untuk mengembalikan data secara percuma.
Tak hanya itu, Brain Cipher, terduga hacker juga meminta maaf hingga meminta agar SDM dan keamanan siber Indonesia lebih ditingkatkan.
Pernyataan Brain Cipher yang diunggah dalam situs dark web kontan melahirkan banyak praduga.
Ada yang menilai hacker merasa kasihan pada masyarakat yang menjadi korban.
Bahkan ada juga yang berteori bahwa pelakunya adalah orang Indonesia.
Setidaknya ada 4 teori yang ramai dibicarakan netizen di media sosial X sepeti diunggah akun @ardisatriawan.
1. Pelaku peretasan benar-benar merasa iba hingga memberikan kunci deskripsi secara gratis.
2. Tebusan yang diminta, USD 8 Juta sudah dibayarkan oleh pemerintah secara diam-diam dan meminta hacker untuk merahasiakannya.
3. Pemerintah membayarkan tebusan beserta uang tutup mulut sehingga meminta hacker untuk berpura-pura mengembalikan data tanpa dibayar.