SketsaNusantara.id - Ganjar Pranowo mengatakan bahwa saat ini, anak bangsa seolah sedang melawan bangsanya sendiri.
Apa yang dilontarkan Ganjar Pranowo hampir sama dengan apa yang dilontarkannya ketika ia masih menjadi salah satu calon presiden Indonesia pada kontestasi Pemilu 2024 beberapa bulan yang lalu.
Sebagai mantan calon presiden periode 2024-2029, secara lugas Ganjar Pranowo mengatakan Soekarno merupakan sosok pemimpin yang mengutamakan kepentingan bangsa ketimbang keluarga.
Seperti yang dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPAS TV, lontaran kata 'mengutamakan kepentingan bangsa ketimbang keluarga' seolah menegaskan isu politik dinasti yang dilakukan Jokowi.
"Proses politik perjuangan terhadap bangsa serba tidak enak," ujar Ganjar di depan media.
"Ya dipenjara, dibuang, dan Soekarno tidak berhenti," tambahnya.
Ketika ditanya perihal perilaku Soekarno jika dimaknai pada zaman ini, terkait perihal demokrasi.
"Oh sama, Soekarno tidak pernah membicarakan kepentingan pribadi, tidak pernah membicarakan kepentingan keluarga," tambahnya.
"Ia berbicara tentang nasib bangsa dan negaranya," tambahnya lagi.
Untuk itu Ganjar Pranowo berpesan agar anak muda zaman sekarang, kalau mau belajar dari Soekarno, maka apinya yang diwarisi jangan abunya.
"Anak muda zaman sekarang, kalau mau belajar dari Soekarno, apinya yang diwarisi bukan abunya," tambahnya.
"Apinya adalah api perjuangan yang tidak pernah menyerah, tidak pernah takut," tambahnya lagi.