"Driver merekam kejadian itu dan tersebar di medsos, tapi video viral tersebut sudah terpotong durasinya, jadi kelihatan TNI yang melakukan kekerasan padahal kalo diupload full pasti netizen kesal dengan kelakuan sopir" pungkasnya.
Baca Juga: Dua Gadis di Bawah Umur di Jakarta Timur Tega Bunuh Ayah Kandung, Kesal Kerap Diperlakukan...
Video yang beredar dan keterangan kronologi dari warganet pun mengundang reaksi netizen.
Ada yang sependapat bahwa petugas berseragam TNI harus menegakkan peraturan, tapi tidak dibenarkan adanya kekerasan.
Video ini pun mendapat tanggapan dari pihak Pangkalan TNI Angkatan Udara. Mayor Susanto selaku Kepala Penerangan Lanud Sultan Hasanuddin menyatakan bahwa kasus tersebut telah berakhir damai.
Baca Juga: Miris! Demi Harta Seorang Nenek di Makassar Dibunuh Cucunya Sendiri Dengan Bantuan Sang Kekasih
Dalam keterangan tertulis pada hari Sabtu, 29 Juni 2024 disebutkan bahwa driver taksi online bernama Agusli dan tiga prajurit TNI AU yang terlibat perselisihan dalam video viral telah menyelesaikan masalah tesebut secara kekeluargaan.
Menurutnya, perseteruan yang terekam dalam video viral itu dipicu karena adanya kesalahpahaman antara driver taksi online dan tiga prajurit TNI AU yang tengah bertugas di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.
"Telah terjadi kesalahpahaman dan pihak yang terlibat perselisihan telah menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan dan dari kedua belah pihak sudah sepakat berdamai, sudah saling bermaafan," kata Mayor Susanto.
Bahkan, Agusli juga membuat video permintaan maaf dan menyebut masalah dalam video viral telah diselesaikan secara kekeluargaan dan sepakat berdamai tanpa ada paksaan dari siapapun.
Keterangan perdamaian dari Lanud Hasanuddin itu, disertai dengan video pernyataan Agusli.
"Saya atas nama Agusli mohon maaf atas video viral dan menjelaskan bahwa pada 28 Juni 2024 sekitar jam 15.00 wita di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin telah terjadi kesalahpahaman antara saya dengan beberapa anggota TNI Angkatan Udara," kata Agusli dikutip SketsaNusantara.id dari postingan akun Instagram @makassar.info.
"Kami sepakat berdamai dan masalah ini telah diselesaikan secara kekeluargaan dan kami sepakat berdamai. Demikian yang dapat saya sampaikan, mohon maaf dan terima kasih," pungkasnya.***