Penemuan bocah berusia 6 tahun tersebut juga dikonfirmasi oleh salah satu petugas tim SAR Basarnas Jakarta.
Namun, nahas bocah tersebut ditemukan dalam keadaaan tak bernyawa pada hari Sabtu, 29 Juni 2024 sekitar pukul 04:00 WIB dini hari tadi.
Korban meninggal dunia usai terseret arus sejauh 1,5 km dalam saluran air dan segera dievakuasi oleh warga sekitar dibantu gabungan tim SAR dan personel BPBD Bekasi untuk dipulangkan ke rumah duka.
"Setelah dilakukan penelusuran dan pencarian akhirnya korban ditemukan dini hari tadi, namun kondisinya sudah meninggal dunia," ujar Agung Priambodo selaku Kasiops dan Siaga Basarnas Jakarta kepada wartawan pada hari Sabtu, 29 Juni 2024.
Baca Juga: Miris! Demi Harta Seorang Nenek di Makassar Dibunuh Cucunya Sendiri Dengan Bantuan Sang Kekasih
"Jarak penemuan sekitar 1,5 km dari titik lokasi kejadian, sekitar Kali Jereng, dan sudah dievakuasi untuk dipulangkan kepada orang tuanya," pungkas Agung.
Kabar duka ini pun mendapat respon dari netizen. Warganet beramai-ramai sampaikan ucapan belasungkawa untuk keluarga korban.
"Innalillahi wa innailaihi roji'un, turut berduka untuk keluarga dan orang tua yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan dan kesabaran," komentar akun @dwi_amanda.
"Senang dengar anaknya akhirnya bisa ketemu tapi takdir berkata lain, turut berduka, semoga keluarga bisa tabah dan sabar. Ini juga jadi pelajaran bagi kita untuk lebih aware apalagi kalo ada saluran air yang terbuka segera ditutup supaya gak kejadian lagi seperti ini," komentar akun @winaavani_.***