news

Salahnya Apa? Netizen Bela Sopir Ambulans yang Minta Maaf Usai Viralkan Video Rombongan Presiden di Sampit, Begini Penjelasan Polda Kalteng

Jumat, 28 Juni 2024 | 07:49 WIB
Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah angkat bicara terkait mobil ambulans yang tertahan rombongan presiden saat kunjungan ke Sampit (Instagram/net2netnews2022 )

Video klarifikasi tersebut sontak membuat warganet bingung dan mempertanyakan di mana letak kesalahan sopir ambulans.

Hal ini dikarenakan ambulans memiliki prioritas untuk mendapatkan kesempatan jalan lebih dulu ketimbang rombongan presiden sesuai aturan prioritas pengguna jalan raya dalam pasal 134 UU No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Pada peraturan tersebut dijelaskan bahwa mobil pemadam kebakaran (damkar) dan ambulans memperoleh hak utama agar diperbolehkan melintas terlebih dahulu karena kedua kendaraan tersebut berada dalam kondisi darurat serta menyangkut kepentingan umum.

Baca Juga: Rombongan Presiden Menghambat Jalan Ambulans Menuai Kontroversi, Bagaimana Aturan Prioritas Kendaraan di Jalan Raya? Begini Penjelasannya

Tak heran jika netizen ramai memperdebatkan masalah ini dan menilai tak ada kesalahan pada sopir ambulans sehingga dianggap tak perlu membuat video klarifikasi.

Terkait hal ini, Kombes Pol Erlan Munaji selaku Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah pun angkat bicara dan menjelaskan peristiwa yang terjadi di lokasi.

Erlan menyebut kondisi saat itu banyak kerumunan warga saat rombongan Presiden Jokowi akan melintas sehingga mobil ambulans yang berada di seberang jalan terhalang hingga tak bisa masuk RSUD dr. Munjani.

Baca Juga: Viral 3 Cowok 'Tulang Lunak' Joget TikTok Ejek Profesi Kuli, Bikin Netizen Meradang: Mental dan Fisik Siap Diadu

"Saat itu kondisinya warga membludak di depan pintu gerbang RSUD dr. Munjani sehingga mobil ambulans terhalang dan tidak bisa masuk, kemudian jarak sekitar 10-20 meter ada rombongan presiden melintas," kata Erlan dikutip dalam video yang diunggah akun Instagram @net2netnews2022 pada hari Kamis 27 Juni 2024.

Kabid Humas Polda Kalteng juga menyayangkan sikap pengemudi ambulans yang tidak menyalakan sirine atau rotator saat itu.

Menurutnya, jika sopir ambulans menyalakan rotator, maka petugas akan menghentikan perjalanan rombongan presiden sejenak dan mengarahkan mobil ambulans masuk lebih dulu ke dalam RS.

Baca Juga: Rugi Ratusan Juta, Vendor Lenfest Tangerang Banjir Dukungan Usai Properti Panggung Dirusak Massa, Polisi Ikut Turun Tangan

"Sangat disayangkan kenapa sopir ambulans tidak menyalakan rotator, karena dari jarak jauh seharusnya sirine dibunyikan sehingga petugas bisa mengamankan kondisi agar mobil ambulans tersebut bisa didahulukan masuk ke RS," tutur Erlan.

Meski begitu, Erlan tidak memungkiri bahwa pihaknya telah melakukan kesalahan pada saat kejadian dan berharap tidak terulang kejadian yang serupa di kemudian hari.

"Tentunya, kejadian ini juga menjadi evaluasi bagi kami semua ketika melakukan pengawalan dan pengamanan untuk bisa lebih memperhatikan kondisi sehingga peristiwa seperti ini tidak terulang kembali," pungkasnya.

Baca Juga: Fokus Pada Kelas Bawah Abaikan Kaum Menengah, Bossman Mardigu Sebut Jokowi Terjangkit The Chilean Paradox, Apa Itu?

Halaman:

Tags

Terkini