Ia sempat dilarikan ke Puskesmas Kuta, tapi karena kondisinya terlalu parah ia lalu dirujuk ke RS Mandalika, Desa Sengkol, Lombok Tengah.
Dilansir SketsaNusantara.id dari dari akun instagram @mataramnow, dari sana ia kembali dirujuk ke RSUD Provinsi NTB.
Setelah mendapat perawatan selama 2 hari, DM menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Minggu 23 Juni 2024 pukul 3 dini hari waktu setempat.
Jenazahnya lalu tiba di rumah duka pada pukul 11.22 WITA.
Brata menjelaskan bahwa tidak ada laporan dari pihak keluarga karena ini murni perbuatan korban.
Berita ini lalu mengundang komentar simpati dari para warganet.
“you let me burn down in flames” being to real.. semoga keluarga adiknya diberikan ketabahan dan kekuatan.. sedih banget pasti,”komentar @ryumadness.
“Terbakar api cemburu dalam definisi yg sebenarnya,” ketik @john_kosenk.***