Hal ini dikarenakan kedua grup musik tersebut sudah melaksanakan kewajiban untuk datang ke Tangerang dan melakukan cek sound sebelum tampil, tetapi malah ditinggal panitia dan pembayaran juga tak kunjung dituntaskan.
Parahnya, semua pembayaran baik untuk vendor, hingga talent baru dibayar 50 persen. Guyon Waton pun menyinggung soal tanggung jawab panita karena sudah banyak pihak yang dirugikan.
"Vendor sound, stage, lightning, dan talent baru dibayar 50%, kami pun juga merasa dirugikan," tulis Guyon Waton dalam postingan insta storiesnya.
"Kita sudah datang ke Tangerang, cek sound, dan ternyataaa.. Boom! Panitia kabur, akhirnya pihak Guyon Waton yang harus klarifikasi," tuturnya.
Seperti dalam video yang beredar di media sosial, tampak manager Guyon Waton mengambil alih panggung dan meminta maaf karena band tersebut tidak bisa tampil di konser musik Lenfest 2024.
"Mohon maaf, teman-teman ada masalah sehingga kami tidak bisa tampil, terima kasih yang mau hadir untuk menghargai kami," kata Manager Guyon Waton dalam video yang direkam salah satu penonton dan diunggah ulang di insta stories @guyonwatonofficial.
Unggahan Guyon Waton soal klarifikasi tersebut menuai reaksi dari netizen.
Tak sedikit warganet yang mengungkapkan kekecewaan dan menyalahkan pihak panitia yang tak bertanggung jawab sehingga merugikan banyak pihak.
Di sisi lain, warganet juga menyebut Guyon Waton tidak perlu minta maaf lanyaran pihaknya ikut dirugikan. Kini, warganet pun ikut ramai "memburu" panitia Lenfest 2024.
"Gak ada salah, bang.. Bisa-bisanya, panitia kaburr, malah artisnya yang suruh klarifikasi, kocak banget, ini bener-bener mengecewakan @lentera.festival," komentar akun @ahd.fauzanardi.
"Kecewa pasti penonton yang ada di sana udah desak-desakan mau nonton konser sampe ada yang mau pingsan, terus yang klarifikasi pihak Guyon Waton, ternyata panitianya kabur!!! Gak ada refund dan kejelasan, selain penonton banyak pihak dirugikan, fix ini bakalan jadi buruan warga +62," imbuh akun @megaaa20.
"Lagi-lagi di Tangerang, dulu juga pernah jadi korban gagal konser gini, sampe sekarang gak ada refund dan tanggung jawab dari panitia, bikin jelek nama Tengerang aja, semoga ini yang terakhir kali bermasalah," imbuh akun @pindulz_.***