news

Forum Gas 2024 Digelar SKK Migas, Penyerapan Gas Bumi Dioptimalkan untuk Jabar, Jateng, dan Jatim

Jumat, 14 Juni 2024 | 19:42 WIB
Untuk optimalisasi serapan gas bumi nasional, SKK Migas menggelar Forum Gas 2024. (Dok. SKK Migas)

SketsaNusantara.id - Upaya penyerapan gas bumi di sejumlah wilayah Indonesia sedang dilakukan oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

Optimalisasi tersebut ditingkatkan di sejumlah wilayah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Demi mencapai tujuan itu, SKK Migas menyelenggarakan Forum Gas Bumi 2024 bertajuk “Membangun Sinergi Infrastruktur dan Pasar Gas Bumi Dalam Rangka Optimalisasi Penyerapan Gas Bumi Nasional”.

Baca Juga: Glamour Camping View Gunung Semeru, Lengkap dengan Kolam Renang dan Outbound, Cocok untuk Liburan di Lumajang

Menurut keterangan Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas, Kurnia Chairi, ada peran signifikan dari gas bumi selama era transisi energi.

"Diyakini, kebutuhan gas bumi di Indonesia akan semakin besar ke depannya. Apalagi, sumber daya gas bumi di Indonesia masih berlimpah. Dari 5 temuan cadangan gas terbesar di dunia tahun lalu, 2 di antaranya berada di Indonesia, ini menjadikan Indonesia memiliki potensi yang luar biasa untuk gas bumi," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat 14 Juni 2024.

Baca Juga: Wisata Tenang Jauh dari Kebisingan Kota Bareng Keluarga di Pantai Pink Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur

Di wilayah Sumatera Selatan dan Jawa Barat, pasokan gas bumi sedang menurun.

Akibatnya, kebutuhan gas bumi di wilayah Jawa Barat belum bisa terpenuhi secara optimal.

Wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur mengalami ekses pasokan gas bumi, akibat belum optimalnya serapan.

"Dengan demikian, perlu adanya sinergi antara para produsen gas bumi, pelaku midstream, serta pembeli dan pengguna agar serapan dapat lebih optimal," lanjutnya.

Saat ini, Forum Gas Bumi 2024 dikonsentrasikan pada para pelaku industri pengguna gas bumi di Jawa Barat yang masih mengalami kekurangan pasokan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Divisi Komersialisasi Minyak dan Gas Bumi SKK Migas, Rayendra Sidik.

"Kami akan sampaikan kepada mereka bahwa di wilayah Jawa Timur masih ada pasokan yang belum terserap sehingga ini dapat dioptimalkan melalui berbagai alternatif cara," kata Rayendra.

Halaman:

Tags

Terkini