SketsaNusantara.id - Kasus Briptu FN, polwan yang nekat membakar suaminya di Mojokerto terus jadi perhatian banyak pihak.
Salah satunya adalah Kementrian Komunikasi dan Informatika Indonesia (Keminfo).
Seperti yang diketahui, kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan Briptu FN dipicu kebiasaan sang suami, almarhum Briptu Rian Dwi Wicaksono (RDW) yang kerap bermain taruhan ilegal.
Briptu FN yang kesal karena uang belanja sering dipakai untuk taruhan ilegal oleh Briptu RDW akhirnya membakar sang suami hingga meningal dunia.
Menteri Kominfo, Budi Arie Setiadi mengungkapkan tekadnya dalam memberantas lamant aruhan ilegal.
Saat ditemui wartawan pada Selasa, 11 Juni 2024, Budi Arie mengungkapkan Kominfo akan bekerja sama dengan Google.
“Jadi Google sudah mempresentasikan kepada kita soal Google AI-nya untuk bisa segera mengeksekusi berbagai situs-situs yang terindikasi perj***n,” ungkap Budi Arie kepada awak media.
Budi Arie juga berharap dengan bantuan teknologi AI dari Google, situs-situs taruhan ilegal bisa segera diberantas.
“Kita take down, Google akan membantu,” tambahnya lagi.
Kasus taruhan ilegal di Indonesia memang menjadi pekerjaan rumah bagi kepolisian dan pihak-pihak terkait, termasuk Keminfo.
Berdasarkan data yang disampaikan Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K, kasus taruhan ilegal di Indonesia pada 2024 telah menurun.