Saat dimintai informasi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/6), Yudian menerangkan bahwa ada rencana tersebut tapi belum dipastikan teknis pelaksaannya.
Menurutnya, bendera pusaka rencananya dibawa dengan arak-arakan dari Monas menuju Bandara Halim Perdanakusuma.
Kirab kemudian dilanjutkan begitu bendera pusaka sampai di Bandara Nusantara, IKN menuju Istana.
"Jadi kayaknya, sih, melalui pesawat juga. Jadi kayak dikirab terus turun dikirab lagi. Kayaknya begitu tapi mohon maaf ini belum resmi. Nanti untuk [bendera] duplikat sudah ada dari BPIP," jelasnya.
Yudian juga menuturkan bahwa BPIP telah membuat duplikat bendera pusaka untuk didistribusikan ke Istana, 38 provinsi, dan 514 kabupaten/kota untuk dikibarkan. Hal ini sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang program Paskibraka.***