Raja-raja Jawa, terutama dari Kerajaan Mataram, memang dipercaya memiliki hubungan khusus dengan Nyi Roro Kidul, Ratu Penguasa Laut Selatan dalam mitologi Jawa.
Menurut cerita turun-temurun, kamar khusus 308 ini dibangun oleh Soekarno pada tahun 1962 setelah pertemuannya dengan Nyi Roro Kidul di Karang Kursi.
Kamar tersebut dianggap sebagai gerbang kerajaan sang ratu dan tempat persemayamannya ketika berada di dunia manusia.
Kepercayaan ini berkaitan dengan keyakinan bahwa Laut Selatan memengaruhi nasib Kerajaan Jawa, sehingga menjalin hubungan dengan Nyi Roro Kidul diyakini memberi kekuatan dan legitimasi bagi seorang raja.
Raja-raja Jawa dianggap melakukan ritual mistis dengan Nyi Roro Kidul, baik saat penobatan maupun secara berkala sebagai pengabdian. Dan hal ini pula yang dipercaya sebagian masyarakat dilakukan oleh Soekarno sebagai salah satu penerus Raja Jawa.
Walaupun sebagian orang menganggap hal ini hanya berupa mitos dan legenda, namun kepercayaan akan hubungan khusus antara para raja Jawa dan Nyi Roro Kidul masih dianut sebagai tradisi dalam kebudayaan Jawa hingga saat ini.
Hal ini merefleksikan kedekatan masyarakat Jawa dengan alam dan laut, serta kekuatan spiritual yang dipercaya menaungi kerajaan-kerajaan Jawa hingga saat ini.***