news

Bikin Merinding! Penampakan Matahari Merah Pekat di Palangka Raya, Benarkah Dampak dari Kebakaran Hutan di Kalimantan? Begini Penjelasan BMKG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:11 WIB
Potret matahari merah yang terlihat di ufuk langit Kota Palangka Raya di tengah kepulan asap dampak karhutla Kalimantan (Instagram/srimuliati820)

SketsaNusantara.id - Media sosial belum lama ini dihebohkan dengan penampakan matahari merah yang terlihat di Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Matahari berwarna merah pekat terlihat di ufuk langit ketika kepulan asap tebal dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengepung Kalimantan.

Fenomena ini seketika menjadi perbincangan hangat, setelah foto video matahari merah beredar di media sosial.

Pemandangan unik ini direkam salah satu warga di Kota Palangka Raya bernama Sri Muliati yang kebetulan melihat penampakan 'Matahari merah' pada hari Kamis, 20 Agustus 2026.

Baca Juga: Kebakaran Hutan Makin Parah, Citra Satelit NASA Tampilkan Penampakan Pulau Kalimantan Dikepung Asap Tebal, Malaysia dan Singapura Ikut Terdampak

"Matahari senja Palangka Raya saat kebakaran hutan dan kabut asap semakin mengganas. Berasa hidup di alam lain," ujar Kepala SDN 5 Menteng itu, dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan di akun Instagram @srimuliati820.

Unggahan tersebut lantas ramai jadi sorotan publik, ketika tagar "Pray for Kalimantan" menggema di media sosial menyoroti dampak karhutla yang terus meluas di wilayah tersebut.

Banyak warganet yang mengaku terkesima dan takjub melihat penampakan matahari merah, meski tak sedikit pula yang mengaku merinding mengingat baru pertama kali melihat fenomena tersebut.

Baca Juga: Status Siaga Darurat Diperpanjang, BNPB Beberkan Kondisi Terkini Karhutla di Jambi, Riau, Aceh dan Kalimantan Tengah

Terkait hal ini, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan. Prakirawan BMKG Palangka Raya menyebut fenomena matahari berwarna merah pekat bisa disebabkan karena dampak kabut asap karhutla yang terjadi di Kalimantan.

"Memang benar, Matahari tampak merah bisa dipengaruhi asap karhutla yang sedang terjadi, termasuk di Kalimantan Tengah," kata BMKG dalam pernyataannya pada hari Jumat, 21 Agustus 2026.

"Pada saat cahaya matahari melewati lapisan atmosfer yang dipenuhi dengan partikel halus atau polutan, konsentrasi aerosol dan asap yang cukup tinggi membuat matahari dapat terlihat berwarna kemerahan," jelasnya.

Baca Juga: Kebakaran Lahan di Aceh, Dairi, dan Nias Terjadi saat Cuaca Ekstrem: Mengapa Karhutla Bisa Terjadi di Tengah Hujan Deras?

Berdasarkan pengamatan warga, sebagian besar wilayah di Kalimantan tertutup asap tebal sehingga cahaya matahari terlihat lebih pekat, terlebih pada waktu senja atau sore menjelang maghrib.

Halaman:

Tags

Terkini