Pertama, memastikan produktivitas pertanian lokal tetap maksimal dan jalur distribusinya berjalan tanpa hambatan.
Kedua, menggelar pasar murah secara berkala yang menyasar langsung ke kawasan pemukiman warga guna menstabilkan harga bahan pokok.
Ketiga, memaksimalkan gerak cepat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang memadukan peran Pemkab, Bank Indonesia (BI), Bulog, pelaku usaha, hingga masyarakat.
Keempat, menjamin kelancaran lini transportasi dan logistik agar tidak terjadi penumpukan barang yang berpotensi memicu kelangkaan.
"Dengan kondisi ekonomi yang stabil, kita optimistis tingkat kesejahteraan masyarakat Jember akan terus meningkat. Komitmen ini akan selalu kita kawal bersama," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI