SketsaNusantara.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menghadapi hambatan serius.
Sebanyak 97 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilaporkan menghentikan operasionalnya sejak awal Juni 2026 dari sekitar 380 titik layanan yang tersebar di wilayah DIY.
Penghentian operasional tersebut dipicu oleh belum cairnya dana melalui sistem Virtual Account (VA), disertai berbagai persoalan administratif dan operasional di lapangan.
Kondisi ini membuat sebagian layanan MBG tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pelaksana program, tetapi juga mulai terlihat pada sektor perdagangan. Salah satunya adalah turunnya harga daging ayam potong di Kota Yogyakarta setelah permintaan dari program MBG berkurang.
Program Makan Bergizi Gratis di DIY mengalami kendala karena 97 SPPG berhenti beroperasi. Sebanyak 42 titik terdampak akibat dana Virtual Account belum cair, sedangkan 55 titik lainnya terkendala persoalan administrasi, status suspend, dan operasional. Kondisi tersebut turut memengaruhi permintaan bahan pangan, termasuk harga ayam potong yang kembali turun di pasaran.
97 SPPG Berhenti, Dana Virtual Account Jadi Kendala Terbesar
Data terbaru menunjukkan dari 97 SPPG yang berhenti beroperasi, sebanyak 42 titik atau sekitar 43,3 persen mengalami kendala karena dana Virtual Account (VA) belum dicairkan dari pemerintah pusat.
Sementara itu, 55 SPPG lainnya atau sekitar 56,7 persen berhenti akibat berbagai persoalan lain, mulai dari kendala administratif, status suspend, hingga masalah operasional di lapangan.
Virtual Account merupakan rekening khusus yang disediakan Bank Himbara sebagai jalur penyaluran dana Program Makan Bergizi Gratis langsung dari kas negara kepada pelaksana program.
Sebaran penghentian operasional menunjukkan perbedaan kondisi di setiap daerah.
Kabupaten Sleman menjadi wilayah dengan jumlah SPPG berhenti terbanyak, yakni mencapai 36 titik atau sekitar 37,1 persen dari total SPPG yang berhenti di DIY.
Di Kabupaten Gunungkidul terdapat 28 SPPG yang berhenti beroperasi. Dari jumlah tersebut, 22 titik di antaranya mengalami kendala karena dana Virtual Account belum cair.