"Alasan aja itu dia berdalih gara-gara minum miras. Emosi banget lihat mukanya, pelaku kekerasan kaya gini nggak bisa dikasih ampun," komentar salah satu warganet.
"Ngelihat Mbak Yuvita nggak tega. Gerak-gerik pelaku kaya nggak ngerasa bersalah, ngobrol sama polisi cengar-cengir, macam psikopat. Nyesel aja nggak cukup apalagi fisik dan batin korban yang terluka nggak akan bisa sembuh dengan mudah," imbuh warganet lainnya.
Sementara itu, polisi masih terus mendalami seluruh fakta dalam perkara ini, termasuk dugaan penyekapan, penganiayaan berat, hingga kemungkinan adanya korban lainnya.
Saat ini Taufik Hidayat telah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani proses hukum di Polda Jawa Barat.
Publik pun terus mengawal perkembangan kasus tersebut agar korban mendapatkan keadilan dan seluruh perbuatan pelaku dapat dipertanggungjawabkan di hadapan hukum.
Bagi keluarga Yuvita, penangkapan pelaku memang menjadi langkah penting, namun perjuangan belum selesai. Harapan mereka kini hanya satu, yakni memastikan proses hukum berjalan hingga tuntas dan pelaku menerima hukuman yang dianggap setimpal atas penderitaan yang dialami korban.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini