"Jangan mikirin lagi soal anggaran. Kalau saya jadi presiden, malah saya tuntut itu Menteri Hak Azasi Manusia. Kementeriannya saya hukum, tapi karena sekarang sudah ada dan setidaknya kau harus berjalan dengan baik. Pigai di mana kau?" pungkasnya.
Unggahan Hotman pun mengundang beragam respon dari warganet. Banyak yang ikut mengkritik kinerja Natalius PIgai yang tidak tanggap terhadap nasib masyarakat, bahkan menilai Hotman lebih baik dari Menteri HAM.
"Saat banyak yang koar-koar, bahkan anggota DPR suarakan korban penganiayaan, tapi menteri HAM sama sekali nggak nampak, emang bisanya cuma minta tambahan anggaran tapi programnya nggak jalan sama sekali," komentar salah satu warganet.
"Menteri HAM apa gunanya selama ini?? Salut buat Bang Hotman yang ikut menyuarakan keresahan kami, bahkan lebih baik dari Menteri HAM. Bang Hotman udah bantu banyak orang, Sementara Pigai sibuk memperjuangkan ANGGARAN dan TIDAK PERNAH berjuang untuk HAM," tulis warganet lainnya.
Bukan tanpa alasan, kritik Hotman Paris tersebut muncul di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap berbagai kasus kekerasan dan pelecehan terhadap perempuan yang menuai kecaman publik.
Banyak pihak berharap Kementerian HAM bisa menunjukkan kinerja optimal dengan menggunakan anggaran yang dikumpulkan dari uang pajak rakyat.
Tidak hanya melulu memperdebatkan soal anggaran, publik mendesak Kementerian HAM juga menunjukkan langkah konkret yang dapat mempermudah masyarakat memperoleh perlindungan dan akses pengaduan ketika hak-haknya dilanggar. ***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini