Ke depan, penilaian akan dilakukan menggunakan sejumlah indikator yang lebih luas. BGN menyiapkan sistem penilaian yang mempertimbangkan berbagai aspek penting dalam penyelenggaraan layanan gizi.
Beberapa indikator yang akan menjadi perhatian antara lain kualitas makanan yang disajikan, penerapan standar keamanan pangan, hingga aspek ketahanan pangan. Dengan pendekatan tersebut, evaluasi tidak hanya berfokus pada kuantitas produksi.
Agustina menyebut BGN sedang menyusun sejumlah indikator gabungan atau composite sebagai dasar penilaian. Sistem ini diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih menyeluruh terhadap kinerja setiap SPPG.
Perubahan skema insentif dan sistem evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya BGN dalam menyesuaikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dengan kondisi nyata di lapangan. Hasil evaluasi nantinya akan menjadi dasar bagi kebijakan lanjutan terkait operasional dapur MBG di berbagai daerah.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!