news

Pertemuan Mahasiswa dan Gibran Berujung Polemik, Istana Bantah Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Tuntutan

Selasa, 16 Juni 2026 | 08:30 WIB
Pertemuan Gibran dan para mahasiswa. (Instagram/gibran_rakabuming)

Selain menerima aspirasi mahasiswa, pertemuan itu juga membahas sejumlah program pemerintah yang sedang berjalan. Salah satunya adalah Program Makan Bergizi Gratis atau MBG yang hingga kini masih menjadi perhatian pemerintah.

Menurut Nicho, program tersebut dinilai masih sangat diperlukan, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T. Pemerintah juga disebut akan terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program tersebut.

"Ya pasti akan dievaluasi terus-menerus seperti itu, karena ini memang program pemerintah dan itu untuk membantu saudara-saudara kita yang di daerah 3T yang mulai dari anak sekolah sampai yang lansia sampai ibu hamil," ujarnya.

Evaluasi dilakukan agar pelaksanaan program dapat berjalan sesuai sasaran dan menjangkau kelompok masyarakat yang belum menerima manfaat. Pemerintah menilai program tersebut masih memiliki peran penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.

Sebelumnya, Koordinator Aksi UBK Muhammad Abdimaludin menyatakan mahasiswa memberikan waktu 5 x 24 jam kepada pemerintah untuk menindaklanjuti tuntutan yang telah disampaikan kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Mahasiswa menyebut akan kembali menggelar aksi demonstrasi apabila dalam kurun waktu tersebut tidak terdapat perkembangan terhadap tuntutan yang mereka ajukan. Pernyataan itu kemudian memunculkan tanggapan dari Istana yang menegaskan tidak ada kesepakatan resmi mengenai batas waktu tersebut dalam audiensi yang berlangsung di Istana Wakil Presiden.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Tags

Terkini