news

Dapur MBG di Sejumlah Daerah Mendadak Tutup Sementara, Warganet Soroti Dana Operasional dan Nasib Program Makan Gratis

Selasa, 9 Juni 2026 | 09:00 WIB
Ramai SPPG mengumumkan berhenti beroperasi mendistribusikan MBG. (TikTok/SPPG Krecek Badas - Dok.BGN)

SketsaNusantara.id - Penghentian operasional sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mendadak menjadi sorotan di media sosial.

Berbagai unggahan yang beredar memperlihatkan pengumuman penghentian sementara layanan di beberapa daerah mulai 8 Juni 2026.

Informasi tersebut memicu perhatian warganet karena berkaitan langsung dengan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sejumlah warga mengaku sekolah maupun wilayah tempat tinggalnya tidak lagi menerima distribusi makanan dari SPPG sejak awal pekan ini.

Baca Juga: Harga Telur Tertekan dan Pasokan Melimpah, Pemerintah Wajibkan SPPG Serap Produksi Peternak di Daerah

Sorotan semakin meluas setelah beredar berbagai tangkapan layar surat pemberitahuan dan unggahan media sosial dari sejumlah SPPG yang mengumumkan penghentian layanan sementara. Dalam beberapa pengumuman itu, alasan yang paling sering muncul adalah dana operasional yang belum cair.

Salah satu unggahan yang ramai dibicarakan berasal dari akun Threads @diyonputraandri. Akun tersebut membagikan sejumlah tangkapan layar pengumuman penghentian operasional dari berbagai SPPG di daerah.

Dalam keterangannya disebutkan bahwa terdapat kendala terkait dana operasional yang belum diterima oleh sejumlah satuan pelayanan tersebut. Unggahan itu kemudian mendapat banyak tanggapan dari pengguna media sosial lainnya.

Baca Juga: Menangis Minta Maaf, Kepala SPPG Sibolga Selatan Justru Ungkap Dugaan Tekanan dan Pelanggaran di Dapur MBG

Beberapa SPPG yang terlihat mengumumkan penghentian layanan antara lain berada di Kediri, Sumedang, hingga wilayah Muara Padang. Pengumuman tersebut menunjukkan bahwa aktivitas distribusi makanan bergizi dihentikan sementara sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

SPPG Purwodadi Muara Padang menjadi salah satu yang menjelaskan alasan penghentian operasional. Dalam keterangan yang diunggah melalui media sosial, mereka menyebut dana operasional yang belum turun membuat layanan tidak dapat berjalan untuk sementara waktu.

“Mohon maaf kami berhenti operasional sementara karena anggaran belum cair mulai 8 Juni 2026 hingga waktu yang tidak ditentukan,” tulis keterangan pada unggahan tersebut.

Pengumuman serupa juga muncul dari SPPG Krecek Badas Kediri. Mereka menyampaikan bahwa distribusi program MBG dihentikan sementara mulai 8 Juni 2026 karena dana operasional belum diterima.

Selain itu, beredar pula surat edaran yang mengatasnamakan SPPH Langkat Tanjung Pura, Sumatera Utara. Dalam pemberitahuan tersebut disebutkan bahwa pembagian MBG ditunda hingga kondisi anggaran kembali mencukupi.

Di media sosial, sejumlah warganet mengaku mengalami kondisi serupa. Beberapa menyebut penghentian layanan terjadi di sekolah anak mereka maupun di wilayah tempat tinggal masing-masing.

Halaman:

Tags

Terkini