news

Setelah 3 Eks Pimpinan BGN Jadi Tersangka, Ribuan Motor Listrik MBG Senilai Rp1 Triliun Masih Tersimpan di Gudang Sentul

Minggu, 7 Juni 2026 | 20:30 WIB
Menyoroti penampakan ribuan unit motor listrik SPPG dalam pengadaan BGN senilai Rp1 triliun yang masih tersimpan di gudang Bogor, Jawa Barat. (Instagram.com / @liputancikarang - @depok24jam)

SketsaNusantara.id - Kasus dugaan korupsi yang menyeret sejumlah mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) terus menjadi perhatian publik. Di tengah proses penyidikan yang berjalan, sorotan kini mengarah pada ribuan unit motor listrik yang merupakan bagian dari program operasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kendaraan tersebut sebelumnya menjadi bagian dari proyek pengadaan yang kini tengah diperiksa Kejaksaan Agung. Nilai proyek yang mencapai sekitar Rp1 triliun membuat kasus ini menjadi salah satu yang paling banyak dibahas di media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Perhatian publik semakin besar setelah muncul laporan mengenai keberadaan ribuan motor listrik yang hingga kini masih tersimpan di sebuah kawasan pergudangan di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga: Wacana Baru MBG Berbasis Kantin Sekolah Ramai Dibahas, Disebut Mirip School Meal Jepang dan Bisa Kurangi Anggaran Negara

Kejaksaan Agung telah menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah Dadan Hindayana, Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung, dan Irjen (Purn) Sony Sonjaya.

Salah satu proyek yang menjadi fokus penyidikan adalah pengadaan 21.801 unit motor listrik untuk operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Proyek tersebut disebut memiliki nilai pengadaan sekitar Rp1 triliun.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Syarief Sulaeman Nahdi, menyebut proyek tersebut diduga mengalami penggelembungan anggaran.

Baca Juga: 5 Gebrakan Nanik S. Deyang Usai Diangkat Jadi Kepala BGN: Fokus MBG untuk Daerah Terpencil, Manfaatkan Kantin Sekolah hingga Moratorium Dapur Baru

"Pengadaan motor listrik sebanyak 21.801 unit dengan total pengadaan sebesar sekitar Rp1 triliun," kata Syarief dalam konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026.

Di tengah penyidikan yang berlangsung, unggahan akun Instagram @liputancikarang pada 7 Juni 2026 memperlihatkan kondisi ribuan motor listrik yang masih berada di area pergudangan wilayah Sentul.

Dalam dokumentasi yang beredar, kendaraan berwarna biru dengan logo BGN terlihat tersusun rapi. Sebagian besar motor masih terbungkus terpal dan belum menunjukkan tanda-tanda digunakan untuk kegiatan operasional.

Motor yang tersimpan terdiri dari beberapa model, termasuk tipe skuter matik dan kendaraan trail. Jumlah kendaraan yang berada di lokasi terlihat sangat banyak hingga memenuhi area penyimpanan.

Berdasarkan laporan lapangan yang beredar, jumlah motor yang berada di lokasi disebut lebih banyak dibandingkan beberapa bulan sebelumnya. Sebagian kendaraan bahkan terlihat menempati area luar gudang.

Di sekitar lokasi juga terlihat sebuah truk kontainer dengan identitas perusahaan tertentu yang terparkir tidak jauh dari area penyimpanan motor listrik tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini