SketsaNusantara.id - Pemerintah Kabupaten Jember memastikan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 2026.
Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, langkah pemeriksaan hewan kurban telah dilakukan sepekan terakhir untuk memastikan kondisinya sehat.
"Pemeriksaan oleh Dinas Peternakan sudah dilakukan, maka kami menjamin kondisi hewan kurban semuanya baik dan kami belum menerima adanya penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa 26 April 2026.
Pengecekan hewan kurban bukan hanya dilakukan di lapak-lapak, tetapi menurutnya juga menyasar pada pengawasan lalu lintas ternak dari luar daerah.
Di sisi lain, Gus Fawait menyampaikan jika pada Idul Adha ini perputaran ekonomi lokal kian berkembang dan bisa menyentuh hingga level bawah masyarakat.
"Jadi momen Idul Adha bukan hanya soal spiritualitas saja, melain juga berdampak pada sektor ekonomi," imbuhnya.
Baca Juga: Pantau Program MPP Mini, Bupati Jember Gus Fawait: Stok Blanko KTP Dipastikan Aman
Sektor ekonomi pun menjadi sorotan karena kata Gus Fawait, dampaknya di level pedesaan juga dirasakan dengan banyaknya hewan kurban yang disembelih.
"Perputaran modalpun dirasakan, baik dari penjual atau peternak ke pembelinya. Tidak luput juga dari jasa transportasinya sehingga perputaran ekonomi sangat terasa sekali," jelasnya.
Tidak hanya itu, Gus Fawait juga menyoroti bahwa harga kebutuhan pokok di peak season seperti saat ini tidak ada lonjakan harga yang drastis.
"Saat ini harga kebutuhan pokok di peak season masih sangat stabil, walaupun ada beberapa komoditas yang ada lonjakan harga," terangnya.
Ia memastikan, kondisi ini merupakan kerja keras semua pihak termasuk kebijakan ketahanan pangan yang masih bisa mengkontrol kebutuhan masyarakat, sehingga tidak ada lonjakan harga yang drastis.