SketsaNusantara.id - Persoalan sampah di Jember yang menggunung, Pemerintah Kabupaten Jember langsung berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mengatasi persoalan sampah.
Sebab, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari Kabupaten Jember mendapatkan pembinaan dari Kementerian Lingkungan Hidup (Kemen LH) karena masih menggunakan praktik open dumping.
Alhasil, jumlah sampah mulai Bulan Agustus-Desember 2025 mencapai 1.046,35 ton per hari sedangkan kekuatan penampungan TPA Pakusari sekitar 300-400 ton sampah per hari.
Baca Juga: Pantau Program MPP Mini, Bupati Jember Gus Fawait: Stok Blanko KTP Dipastikan Aman
Menanggapi hal tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan persoalan sampah ini merupakan hal yang sudah lama dan belum ditangani sampai hari ini.
“Jadi kami ketiban sampur (kena getahnya) karena surat dari pusat sudah tahun-tahun sebelumnya, tapi tidak apa-apa. Kami sudah bersiap dengan berbagai kebijakan salah satunya jangka pendek dan panjang,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin 25 Mei 2026.
Salah satu langkah yang harus dilakukan menurutnya, dari sampah rumah tangga mulai dipilah secara mandiri dan sosialisasi ini terus dilakukan.
“Jangka pendeknya kamj minta untuk dilakukan pemilahan sampah secara mandiri, khususnya dari sampah rumah tangga,” imbuhnya.
Selain itu, Gus Fawait menegaskan per hari ini Senin 25 Mei 2026 setiap instansi pemerintah diminta untuk mengelola sampahnya secara mandiri.
“Mulai hari ini kami minta semua lembaga pemerintah, sekolah, kecamatan dan instansi lainnya kami minta untuk mengolah secara mandiri. Alhamdulillahnya kemarin yang di pasar juga sudah teratasi meski ini baru jangka pendeknya,” terangnya.
Baca Juga: Jadi Tuan Rumah Liga 4 Nasional, Bupati Jember Gus Fawait Beri Dukungan Penuh ke Skuad Macan Raung
Termasuk juga, meminta kepada 3 Rumah Sakit Daerah (RSD) dan 50 Puskesmas di Jember untuk bisa mengolah sampah B3 nya secara mandiri.
“Untuk sampah B3 ini kan berbahaya, maka kami sudah tegaskan agar sampahnya dikelola mandiri dan jangan sampai ada yang mencemari lingkungan,” tegasnya.