SketsaNusantara.id - Usulan Anggota Komisi VII DPR RI, Rahmawati dalam Rapat Dengar Panja Kreativitas dan Distribusi Film Nasional pada 20 Mei 2026 menjadi sorotan publik.
Dalam rapat tersebut, Rahmawati yang merupakan anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra mengusulkan pembangunan 1.000 layar bioskop desa.
Pembangunan 1.000 layar bioskop desa tersebut diusulkan untuk diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027.
“Mungkin lintas mitra mungkin siapkan insentif fiskal untuk PH-PH kecil dan daerah dan alokasikan anggaran 1.000 layar bioskop desa atau dari APBN 2027,” ujarnya.
Dikutip dari akun Instagram @bushcoo, usulan tersebut bertujuan untuk mendukung perkembangan rumah produksi film kecil di daerah-daerah.
Rahmawati menilai, langkah tersebut bisa membantu menghidupi PH kecil yang ada di daerah-daerah.
“Ini saran biar PH kecil itu bisa hidup,” tuturnya lagi.
Rahmawati menambahkan, selain memperkuat identitas budaya nasional, usulan tersebut juga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah, termasuk membuka lapangan pekerjaan baru.
Usulan ini pun memicu reaksi netizen yang menilai ada banyak sektor lain yang lebih utama dibandingkan pembangunan 1.000 layar bioskop.
“Dari pada bioskop, lebih baik bikin klinik gratis di desa terpencil untuk mengurangi angka kematian,” komentar netizen.
“Mending 1.000 rumah sakit,” tulis pemilik akun @ke*****.