"Kami akan terus melakukan evaluasi terhadap penyempurnaan kegiatan-kegiatan MPR dengan terus dengarkan dari pandangan dan masukan dari masyarakat," ucap Muzani.
"Komitmen perbaikan ini diharapkan dapat menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan LCC Empat Pilar tetap menjadi ruang edukatif bagi generasi muda Indonesia," tandasnya.
Pada kesempatan itu juga, Ketua MPR menyampaikan apresiasi pada peserta yang berani menyatakan protes atas ketidakpuasan penilaian juri saat acara lomba berlangsung.
Menurutnya, tindakan tersebut bisa menjadi contoh kebebasan berpendapat dalam kehidupan demokrasi di Indonesia.
"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada peserta lomba yang menggunakan haknya untuk menyampaikan pandangan, kebebasan berbicara dan menyampaikan protes atas ketidakpuasannya," kata Muzani.
"Kami mendengar hal tersebut sebagai sebuah cara untuk melatih mereka menjadi contoh demokrasi yang baik. Masukan publik juga menjadi bahan evaluasi penting dalam menjaga kualitas kegiatan dan kepercayaan masyarakat terhadap proses pembelajaran yang inklusif, edukatif dan berintegritas," pungkasnya.
Sebelumnya, MPR RI menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian Dewan Juri hingga akhirnya menonaktifkan MC serta juri dalam pelaksanaan lomba berikutnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini