Selasa, 30 Juni 2026

Fakta Menarik Josepha Alexandra, Keberanian Siswi SMAN 1 Pontianak Dipuji di Tengah Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Selasa, 12 Mei 2026 | 13:30 WIB
Potret Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak akhirnya meraih juara 2 di tengah polemik penilaian dewan juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI  (Instagram/jsphalxndra)
Potret Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak akhirnya meraih juara 2 di tengah polemik penilaian dewan juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI (Instagram/jsphalxndra)

SketsaNusantara.id – Polemik penilaian juri dalam Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 di tingkat Provinsi Kalimantan Barat terus jadi sorotan publik.

Salah satu yang menarik perhatian adalah salah satu pelajar bernama Josepha Alexandra yang menjadi peserta dari SMAN 1 Pontianak.

Belum lama ini, Josepha Alexandra mendadak jadi pusat perhatian publik karena keberaniannya melayangkan protes lantaran penilaian dewan juri yang dianggap tidak adil.

Cuplikan video lomba cerdas cermat yang menunjukkan perbedaan penilaian dewan juri terhadap dua jawaban peserta yang sama, juga ramai diperbincangkan yang memicu beragam kritik di media sosial.

Polemik bermula ketika Tim C dari SMAN 1 Pontianak mendapat pengurangan skor usai juri menyatakan jawaban peserta kurang lengkap.

Baca Juga: Kronologi Final LCC 4 Pilar MPR Kalimantan Barat yang Berbuntut Kontroversi, Respons Juri hingga MC Jadi Sorotan

Namun, pada pertanyaan serupa, tim B justru memperoleh nilai penuh meskipun jawaban yang disampaikan sama dengan apa yang dikatakan Tim C sebelumnya.

Situasi itu memicu protes langsung dari Ocha di atas panggung. Dengan tenang namun tegas, ia meminta izin dan menyampaikan keberatan karena jawabannya sama persis seperti yang dikatakan regu B.

Alih-alih melakukan koreksi ulang, dewan juri malah menanggapi protes tersebut dan menyebut penilaian dilakukan berdasarkan jawaban yang terdengar jelas, bahkan sampai disinggung soal artikulasi peserta saat menjawab.

"Dewan juri menilai berdasarkan apa yang terdengar jelas. Kalau tidak terdengar, maka juri berhak memberikan pengurangan nilai," ujar Indri Wahyuni, Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI yang menjadi salah satu juri dalam lomba tersebut.

Sejak saat itu, nama Josepha Alexandra langsung menjadi perhatian publik. Banyak netizen memuji keberaniannya menyuarakan keberatan dan tetap tenang, meski publik mengaku emosi dengan sikap dewan juri yang dinilai tidak adil.

Tak sedikit pula yang menganggap Ocha sebagai simbol keberanian pelajar dalam memperjuangkan keadilan dan mempertanyakan objektivitas juri di kompetisi tersebut.

Profil dan Fakta Menarik Josepha Alexandra

Dilansir SketsaNusantara.id dari berbagai sumber, diketahui Josepha Alexandra merupakan siswi aktif di SMAN 1 Pontianak. Menariknya, ia merupakan salah satu pelajar berprestasi dan ternya bukan sosok baru dalam ajang kompetisi cerdas cermat.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X