1. Kronologi
Berdasarkan keterangan dari para saksi, kecelakaan terjadi pada Rabu siang, sekitar pukul 12.39 WIB.
Saat kejadian, bus ALS 346 dengan rute Semarang-Medan berjalan dari arah Lubuklinggau menuju Jambi.
Keterangan sementara dari kernet bus yang selamat, bus sempat mengalami hilang kendali sesaat sebelum tabrakan.
“Bus ini hilang kendali sehingga ambil jalur berlawanan,” kata Rendy.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk tanki PT Seralaya yang dikemudikan Yanto dari arah Jambi menuju Lubuklinggau.
Truk tanki diduga tidak sempat melakukan pengereman hingga akhirnya terjadi kecelakaan tersebut.
“Truk tanki dari PT Seralaya yang tidak sempat dan tidak melakukan antisipasi pengereman, mungkin karena mendadak,” jelas Rendy.
Benturan tersebut juga memicu ledakan dan kebakaran hemat hingga menewaskan belasan orang.
2. Penyebab
Hasil sementara dari olah TKP hingga keterangan saksi-saksi, kecelakaan ini terjadi akibat bus yang tiba-tiba mengambil jalur berlawanan.
“Diduga keterangan sementara dari kernet (bus), almarhum sopir bus ini hilang kendali sehingga mengambil jalur berlawanan,” kata Rendy.
Berdasarkan penyelidikan awal, bus tersebut terpaksa mengambil jalur kanan karena menghindari lubang jalan.