KAI menjelaskan, penyederhanaan nama KA Argo Bromo Anggrek menjadi KA Anggrek juga bukan tanpa alasan.
KAI menilai, Anggrek merupakan tanaman yang memiliki cara tumbuh yang mandiri tanpa perlu bergantung pada tanah.
“Anggrek tidak menunggu tanah yang sempurna untuk tumbuh, ia menemukan caranya sendiri untuk bertahan,” jelas KAI.
Nama Anggrek juga diartikan sebagai tanaman yang bisa bertahan tanpa merusak yang lainnya.
“Dekat tanpa merusak, lembut tapi tidak rapuh, tenang tapi tidak lemah,” ungkap KAI.
KAI pun berharap, nama Anggrek bisa membawa keanggunan, keteguan dan kepercayaan dalam perjalanan KA Argo Bromo Anggrek.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!