KAI menjelaskan, penyederhanaan nama KA Argo Bromo Anggrek menjadi KA Anggrek juga bukan tanpa alasan.
KAI menilai, Anggrek merupakan tanaman yang memiliki cara tumbuh yang mandiri tanpa perlu bergantung pada tanah.
“Anggrek tidak menunggu tanah yang sempurna untuk tumbuh, ia menemukan caranya sendiri untuk bertahan,” jelas KAI.
Nama Anggrek juga diartikan sebagai tanaman yang bisa bertahan tanpa merusak yang lainnya.
“Dekat tanpa merusak, lembut tapi tidak rapuh, tenang tapi tidak lemah,” ungkap KAI.
KAI pun berharap, nama Anggrek bisa membawa keanggunan, keteguan dan kepercayaan dalam perjalanan KA Argo Bromo Anggrek.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Ngeri! Detik-Detik Kabel Listrik Dekat Stasiun Jurangmangu-Pondok Ranji Tersambar Petir, Perjalanan KRL Terganggu hingga Penumpang Dievakuasi Mendadak
Natalius Pigai Respon Tuduhan Amien Rais Terhadap Seskab Teddy Penyuka Sesama Jenis, Tegaskan Kebebasan Berpendapat Ada Batasnya
Apa Kabar Bu Cinta? Pisah dari Ridwan Kamil , Ini Respons Atalia Praratya Saat Didoakan Segera Dapat Jodoh
Ramai Disorot, Pengadaan Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Mencapai Rp700 Ribu per Pasang, Pihak Brand Berikan Klarifikasi, Begini Faktanya
Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Rp27,5 Miliar, Dugaan Mark Up hingga Empat Kali Lipat Mencuat
Konten Kreator Ini Sentil Tim Utusan Khusus Presiden bidang Pariwisata yang Izin Pakai Videonya: Negara Tentu Punya Anggaran