Namun satu korban lainnya yang berusia 60 tahun masih menjalani pemeriksaan dan observasi medis di RS Al-Hayyat Quba.
Lebih lanjut, Heni mengungkapkan, pemerintah juga memastikan para jemaah yang menjadi korban luka juga akan mendapatkan pendampingan.
“Saat ini KJRI Jeddah terus memantau kondisi para korban dan berkoordinasi dengan otoritas setempat,” ujarnya lagi.
Selain itu, pihak KJRI Jeddah juga telah berkoordinasi dengan penyelenggara perjalanan serta pihak terkait lainnya.
Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh jemaah mendapatkan penanganan dan pendampingan yang diperlukan.
Dugaan Penyebab Kecelakaan
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Surabaya, Asadul Anam, menyebut dugaan sementara kecelakaan dipicu sopir bus yang kehilangan kendali saat berpapasan dengan kendaraan lain yang tiba-tiba muncul dari sisi jalan.
Akibat benturan tersebut, bagian depan bus dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah.
Jabal Magnet sendiri berada sekitar 60 kilometer dari Madinah. Kawasan itu dikenal sebagai salah satu tujuan wisata religi yang kerap dikunjungi jamaah haji maupun umrah.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!