SketsaNusantara.id - Kabar membanggakan datang dari dunia akademik dan ekosistem kreatif nasional.
Seorang dosen Institut Teknologi Bandung mencatat capaian penting dengan meraih dua hibah riset bergengsi sekaligus.
Prestasi ini mencakup skema internasional dan nasional dalam waktu bersamaan.
Adalah Dr. Dwinita Larasati, S.Sn., M.A., yang juga menjabat sebagai Executive Committee Indonesia Creative Cities Network (ICCN) dan Ketua Program Studi Magister Desain FSRD ITB. Ia bersama tim lintas disiplin berhasil memenangkan hibah riset dalam program Riset Internasional ITB 2026.
Riset tersebut mengangkat judul “Potensi Ekosistem Desain dalam Pengelolaan Jejaring Kota Desain UNESCO”.
Tim peneliti terdiri dari kolaborasi lintas fakultas dan sekolah di ITB. Beberapa di antaranya berasal dari FSRD, SAPPK, dan FTI. Selain itu, mahasiswa jenjang magister dan doktoral juga turut terlibat dalam penelitian ini.
Kolaborasi ini tidak hanya berlangsung di tingkat nasional. Riset tersebut juga mendapat dukungan dari mitra internasional, yakni Queretaro UNESCO City of Design di Meksiko.
Selain itu, jejaring kota-kota desain dalam UNESCO Creative Cities Network juga menjadi bagian dari penguatan riset.
“Riset ini akan mengeksplorasi pengelolaan ekosistem ekonomi kreatif pada tingkat lokal yang berdampak bagi akselerasi pembangunan Kota dan Kabupaten Kreatif," katanya pada Kamis 16 April 2026.
Capaian ini memperlihatkan pengakuan terhadap peran desain dalam pengembangan kota. Desain tidak hanya dilihat sebagai aspek estetika, tetapi juga sebagai bagian dari strategi pembangunan dan penguatan jejaring global.
Selain itu, riset ini juga berfokus pada pengelolaan pengetahuan serta inovasi dalam konteks kota kreatif.
Penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas wacana sekaligus memberikan kontribusi nyata. Tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional dan global dalam penguatan ekosistem desain.