SketsaNusantara.id – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait kontroversi motor listrik BGN yang sempat viral.
Rencana pengadaan puluhan ribu motor listrik yang sempat menuai tanya dari banyak kalangan tersebut akhirnya dijawab langsung oleh Dadan Hindayana.
Sebelumnya, isu sepeda motor listrik yang diketahui akan digunakan untuk operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut ramai diperbincangkan warganet.
Baca Juga: Viral Ribuan Motor MBG Berlogo BGN, Ternyata Sudah Dianggarkan sejak 2025
Warganet mempertanyakan letak urgensi dan fungsi dari ribuan motor listrik pada program MBG Prabowo tersebut.
"Kita akan distribusikan nanti sebagai kendaraan operasional orang yang ada di SPPG, terutama untuk yang di daerah-daerah yang sulit," ungkap Dadan Hindayana dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV.
Sebagai kepala BGN, Dadan menegaskan bahwa pengadaan motor tersebut bukan tanpa alasan, melainkan sebuah kebutuhan teknis.
Motor-motor listrik tersebut akan digunakan di SPPG agar program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok.
"Kan menjangkau daerah-daerah sulit, desa-desa yang bisa dijangkau motor," tegasnya lagi.
Menurut Dadan, tantangan utama program Makan Bergizi Gratis adalah distribusi tepat waktu agar makanan tetap dalam kondisi segar saat diterima oleh anak sekolah.
Penggunaan sepeda motor dinilai jauh lebih efektif dibandingkan mobil untuk menembus kemacetan di kota besar maupun jalur sempit dan sulit di pedesaan.
Ribuan motor tersebut nantinya akan dioperasikan oleh petugas di bawah koordinasi Satuan Pelayanan Gizi (SP) yang tersebar di berbagai wilayah.