SketsaNusantara.id – Serangan Israel terhadap markas PBB di Lebanon sebabkan salah satu prajurit TNI kita tewas.
Dikutip dari akun kanal YouTube KOMPASTV, prajurit TNI yang gugur adalah Farizal Rhomadhon setelah serangan Israel terhadap markas PBB di Lebanon.
Farizal Rhomadhon meninggal dunia akibat serangan Israel 29 Maret 2026, pukul 20.44 waktu Lebanon saat ia bertugas sebagai kontingen UNIFIL di Lebanon.
Diketahui Farizal Rhomadhon meninggalkan seorang istri bernama Fafa Nur Azila (25), dan seorang anak perempuan yang masih berusia 2 tahun, Shanaya Almahyra Elshanu.
Kematian Farizal memicu duka mendalam tidak hanya bagi keluarga dan korps TNI, tetapi juga bagi dunia internasional yang mengecam keras serangan terhadap personel berbaret biru.
Farizal Romadhon merupakan prajurit TNI yang berasal dari Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Ia dikenal sebagai pemuda yang baik hati dan aktif di kegiatan kemasyarakatan dan kepemudaan sebelum terjun sebagai prajurit TNI.
Sebelum meninggal dunia, ia merupakan bagian dari Satgas Kontingen Garuda (Konga) berpangkat Praka, ia merupakan bagian dari sebuah unit elit TNI yang dikirim untuk menjaga stabilitas di wilayah konflik Lebanon-Israel di sepanjang Blue Line.
Sebagai prajurit penjaga perdamaian, ia bertugas memastikan keselamatan warga sipil dan memantau penghentian permusuhan di wilayah yang sangat rawan tersebut.
Rekan-rekannya mengenal Farizal sebagai sosok yang disiplin, memiliki loyalitas tinggi, dan bangga bisa membawa nama baik Indonesia di mata dunia.
Berdasarkan informasi yang dikonfirmasi oleh Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, Farizal berada di pos tugasnya ketika serangan artileri atau tembakan langsung dari pihak militer Israel menghantam area kantor dan menara pengawas markas PBB.