news

Heboh Surat Maling di Medan, Pelaku Ngaku Terpaksa Curi untuk Pulang, Uang Sedekah dan HP Ikut Dibawa

Senin, 30 Maret 2026 | 20:30 WIB
Maling di Medan meninggalkan surat permintaan maaf untuk korbannya. (TikTok/deswitasari72)

SketsaNusantara.id - Sebuah kejadian tak biasa menjadi perbincangan luas di media sosial. Sebuah rumah yang ditinggal mudik justru menyisakan cerita berbeda. Bukan hanya kehilangan barang, tetapi juga sebuah surat.

Peristiwa ini terjadi di Medan, Sumatera Utara. Rumah tersebut ditinggal pemiliknya selama lima hari. Saat kembali, kondisi rumah sudah berantakan.

Kejadian ini menjadi viral setelah diunggah ke TikTok. Video tersebut memperlihatkan isi rumah yang telah dibobol. Namun yang menarik perhatian adalah sepucuk surat dari pelaku.

Baca Juga: Waspada Pencurian Jelang Ramadhan! Rumah Warga Sumberpakem Dibobol Maling, Perhiasan hingga Pompa Air Raib Digondol

“Rumah ditinggal mudik 5 hari, eh pulang-pulang dapat surat cinta dari maling. Antara masu sedih tapi ada geli-gelinya,” tulis pengunggah video di akun TikTok @deswitasari72, dikutip pada Senin, 30 Maret 2026.

Dalam surat yang ditinggalkan, pelaku mengaku terpaksa mencuri. Ia menyebut membutuhkan uang untuk pulang ke kampung halaman. Orang tuanya disebut sedang sakit di Pekanbaru.

“Maaf sebelumnya buat kakak atau abang. Saya terpaksa lakukan ini, saya cuma butuh duit aja buat ongkos saya pulang ke Pekanbaru karena orang tua saya sakit,” tulis maling tersebut.

Baca Juga: Amalan Rumah Aman dari Maling dan Diberi Rezeki, Wirid Ijazah dari Abah Guru Sekumpul

Selain itu, pelaku juga menyampaikan permintaan maaf. Ia bahkan mendoakan pemilik rumah mendapatkan rezeki. Surat tersebut kemudian menyebar luas di media sosial.

Berdasarkan keterangan lanjutan, pelaku tidak masuk melalui pintu utama. Rumah tidak menunjukkan tanda pembobolan pada bagian pintu. Hal ini membuat pemilik curiga sejak awal.

Dari penjelasan yang diunggah, pelaku diduga masuk melalui plafon. Ia turun dari bagian loteng menuju dalam rumah. Setelah itu, pelaku menuju kamar dan membuka lemari.

Korban dalam kejadian ini adalah adik dari pemilik akun. Ia mengalami kehilangan sejumlah barang berharga. Uang tunai dan satu unit ponsel dilaporkan hilang.

Jumlah uang yang diambil mencapai lebih dari satu juta rupiah. Sebagian uang tersebut berasal dari celengan sedekah subuh. Uang tersebut rencananya akan disumbangkan ke yayasan anak yatim.

Selain itu, uang koin dengan berbagai nominal juga turut diambil. Pelaku membawa uang tersebut bersama tempat penyimpanannya. Kondisi ini membuat kerugian semakin bertambah.

Halaman:

Tags

Terkini