SketsaNusantara.id - Nama Soleh Mahmud kembali menjadi sorotan publik setelah dikaitkan dengan rumor yang beredar di media sosial. Isu tersebut menyebut adanya seorang Ustadz berinisial SAM yang dilaporkan atas dugaan kasus pelecehan seksual sesama jenis. Namun, Ustadz Solmed menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki keterkaitan dengan tuduhan tersebut.
Meski sebelumnya telah memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya, Ustadz Solmed mengaku masih banyak pihak yang keliru menghubungkan inisial SAM dengan dirinya. Ia menilai, kesalahan tersebut terjadi karena sebagian masyarakat terlalu cepat menarik kesimpulan tanpa mencari fakta yang jelas.
“Tidak boleh gampang melontarkan tuduhan tanpa bukti. Apalagi hanya berdasarkan inisial tanpa membaca dan mencari tahu lebih dulu,” ujarnya, dilansir SketsaNusantara.id dari Youtube Cumicumi.
Ustadz Solmed menjelaskan, informasi terkait sosok yang dimaksud sebenarnya sudah memiliki ciri-ciri yang cukup jelas. Menurutnya, jika masyarakat mau menelusuri lebih dalam, identitas yang dimaksud dalam kasus tersebut tidak akan mengarah kepadanya.
Lebih jauh, suami dari April Jasmine ini mengungkapkan bahwa dirinya telah menemukan sejumlah akun media sosial yang diduga sengaja membuat konten untuk menyudutkan dirinya. Konten tersebut dinilai merugikan secara pribadi maupun profesional.
Tidak tinggal diam, Ustadz Solmed memastikan akan membawa persoalan ini ke ranah hukum. Namun, langkah tersebut baru akan ditempuh setelah momentum Lebaran usai, mengingat saat ini ia masih disibukkan dengan berbagai persiapan.
“Insyaallah setelah Lebaran saya akan bawa ke meja hukum. Sekarang masih fokus menyambut Lebaran,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya telah mengantongi identitas beberapa akun yang diduga menjadi penyebar awal konten fitnah tersebut. Bahkan, ia telah berkonsultasi dengan pihak kepolisian untuk menentukan langkah hukum yang akan diambil.
Rencananya, laporan akan diajukan ke Polda Metro Jaya atau Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia. Tujuannya adalah untuk menindak tegas pihak-pihak yang dianggap telah menyebarkan informasi tidak benar.
Baca Juga: Polda Jatim Tetapkan Ketua KBI Jatim Wira Prasetya Catur Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Atlet
“Kalau tidak ke Polda, ke Mabes Polri untuk melaporkan akun-akun yang membuat fitnah lewat video-video yang merugikan saya,” jelasnya.
Meski demikian, Ustadz Solmed masih memberikan kesempatan kepada para pemilik akun tersebut untuk memperbaiki kesalahan. Ia meminta agar konten yang berisi tuduhan tidak berdasar segera dihapus sebelum Lebaran.