“Sudah kita amankan di Puspom TNI untuk dilakukan pendalaman di tingkat penyelidikan,” kata Yusri dalam konferensi pers di Mabes TNI.
Meski demikian, hingga saat ini motif di balik aksi penyiraman cairan berbahaya terhadap Andrie Yunus masih belum terungkap. Pihak TNI menyatakan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung untuk menggali latar belakang dan tujuan dari tindakan tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian luas publik karena melibatkan aktivis HAM dan dugaan keterlibatan aparat negara. Di tengah proses hukum yang berjalan, kondisi kesehatan korban menjadi fokus utama, dengan harapan Andrie Yunus dapat pulih sepenuhnya.
Perkembangan positif yang disampaikan RSCM menjadi kabar penting, meskipun proses pemulihan masih membutuhkan waktu dan pengawasan intensif dari tim medis.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!