SketsaNusantara.id - Komika Bintang Emon ikut menyuarakan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM (Hak Asasi Manusia) yang belakangan ini mendapat sorotan tajam dari masyarakat.
Belum lama ini, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyerangan pada hari Kamis, 12 Maret 2026.
Peristiwa tersebut terjadi di sekitaran Jalan Salemba I, Senen, Jakarta Pusat. Korban disiram menggunakan cairan korosif saat sedang mengendarai sepeda motor sehingga bagian wajah hingga tangan kanan Andrie Yunus mengalami luka bakar serius.
Baca Juga: Analisis CCTV, Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Sudah Membuntuti Korban
Kejadian ini bahkan terekam kamera CCTV yang berada di dekat lokasi dan menuai kecaman dari banyak pihak, termasuk dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
Presiden menginstruksikan pada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas kasus ini dengan mengedepankan scientific crime investigation.
Banyak pihak mendukung langkah Presiden dan tak sedikit yang ikut menyuarakan keadilan untuk Andrie Yunus.
Salah satu suara yang menarik perhatian publik adalah tanggapan dari Bintang Emon yang mengungkit kasus serupa yang pernah menimpa Novel Baswedan pada tahun 2017 lalu.
Dalam unggahan terbaru di akun Instagram pribadinya, Bintang menyinggung kasus Novel Baswedan layaknya "season 1" dalam aksi penyerangan air keras yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Bintang menceritakan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan hingga korban kehilangan penglihatan pada bagian mata kiri.
Kasus ini diduga kuat berkaitan dengan pekerjaannya sebagai penyidik senior KPK yang menangani berbagai kasus korupsi tingkat tinggi, termasuk kasus besar seperti e-KTP.
"Buat temen-temen yang belum nonton season 1 itu dibintangi oleh Pak Novel Baswedan. Beliau disiram (air keras) di bagian muka juga, satu mata hilang penglihatan secara permanen bahkan berapa puluh persen (bola) mata rusak," ungkapnya dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah di akun Instagram @bintangemon pada hari Senin, 16 Maret 2026.