SketsaNusantara.id - Dennis Lim ikut menyoroti kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM (Hak Asasi Manusia) yang belum lama ini ramai jadi perbincangan publik.
Sebagaimana diketahui, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus menjadi korban penyerangan pada hari Kamis, 12 Maret 2026.
Andrie mendadak disiram air keras oleh orang tak dikenal hingga mengalami luka bakar serius pada bagian wajah hingga tangan kanannya.
Kejadian ini sempat terekam kamera CCTV di sekitar lokasi. Diketahui, bahwa pelaku merupakan 2 orang laki-laki yang berboncengan dalam satu motor dan Andrie disiram air keras saat berpapasan di kawasan Jalan Salemba I, Senen, Jakarta Pusat.
Peristiwa ini menuai kecaman dari banyak pihak. Tak hanya dari pejabat publik, kasus ini juga mendapat perhatian dari para tokoh dakwah di tanah air, termasuk Dennis Lim.
Pendakwah keturunan Tionghoa itu menyampaikan sindiran tajam untuk pelaku penyiraman air keras, hingga mengingatkan soal pertanggungjawaban di akhirat.
"Pesan buat pelaku penyiraman air keras. Dapet duit berapa dari nyiram air keras ke muka orang? " ujarnya dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah di akun Instagram @kohdennislim pada hari Minggu, 15 Maret 2026.
"Cukup buat bahagiain anak istri? Buat sekolah anak? Atau jangan-jangan cuma cukup buat bayar utang? Atau cukup buat beli tiket selamat dari pengadilan Allah?" imbuhnya.
Dennis Lim menyindir pelaku aksi keji tersebut, menyoroti motif yang mungkin didasari uang atau perintah dari pihak tertentu dan menyebut aksi penyiraman air keras sebagai tindakan pengecut untuk membungkam kebenaran.
Dalam perkataannya, Dennis Lim juga menyinggung pihak-pihak yang berada di balik tindakan kekerasan terhadap orang yang menyuarakan keadilan.
Menurutnya, kejadian ini tak akan bisa membungkam kebenaran dan justru akan semakin memunculkan banyak orang yang membela keadilan.