SketsaNusantara.id - Kasus penyiraman air keras yang dialami aktivis HAM Andrie Yunus menyita perhatian publik.
Banyak pihak yang turut prihatian atas kejadian yang menimpa wakil koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).
Salah satunya adalah mantan Presiden Jusuf Kalla yang turut buka suara atas insiden tersebut.
Menurutnya, penyerangan tersebut adalah kejadian yang tidak seharusnya terjadi.
“Tentu kita pertama prihatin dan sayangkan itu terjadi,” ujar Kalla di kediamannya pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Ketua Dewan Masjid Indonesia ini pun berharap, aparat penegak hukum mengusut kasus ini secara serius.
“Dengan harapan, polisi betul-betul (mengusut),” paparnya lagi.
Ia pun kembali mengungkit insiden serupa yang dialam mantan penyidik KPK, Novel Baswedan yang juga pernah disiram air keras pada April 2017 lalu.
“Setelah KPK dulu, Novel Baswedan itu, nah ini kena lagi,” tuturnya.
Lebih lanjut, Kalla juga mendesak polisi untuk mencari tahu kelompok atau sosok di balik penyerangan tersebut.