SketsaNusantara.id - Mantan pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ini tengah ramai menjadi perbincangan.
Hal ini lantaran mantan pegawai yang bekerja sebagai akuntan di salah satu SPPG itu membongkar kecurangan-kecurangan yang terjadi di dalam SPPG.
Mantan akuntan SPPG tersebut mengungkap bahwa selama bekerja sebagai akuntan, ia mengetahui bahwa banyak SPPG yang melakukan pemalsuan data yang diberikan pada Badan Gizi Nasional (BGN) yang menyalurkan dana untuk SPPG tersebut.
Seperti dilansir dari akun Instagram @jaga_arah, ia menceritakan salah satu kecurangan yang dilakukan oleh SPPG tempatnya bekerja.
Ia mencontohkan salah satu kejadian saat pre-order bahan masakan untuk 11 karung yang justru diterimanya hanya 9.
"Pernah kita PO itu PO kayak 11 karung, yang datang 9 karung pernah itu, ke koperasi yayasan. PO 9 yang datang 7 gitu aja," katanya.
Baca Juga: Distribusi MBG Terlambat, Sekolah di Banyumas Tolak Pengiriman Makan Bergizi Gratis
Selisih karung yang diajukan dengan yang diterima itulah yang menjadi sarang korupsi.
Bagaimana tidak. Pengajuan dana tetap dinaikkan menjadi 11 karung, sedangkan penggunaannya tak mencapai permintaan yang diberikan pada BGN.
"11 (bayarnya) iya di mark up tetap 11, ke BGN juga tetap 11. (Berlangsung) lama," imbuhnya.
Baca Juga: Kasus Keracunan Onigiri di Cimahi Kembali Disorot, Kronologi Distribusi Menu MBG Jadi Perhatian
Sontak video pengakuan mantan akuntan SPPG ini viral di media sosial.
Tak sedikit netizen yang lantas mengkhawatirkan keselamatan sang mantan pegawai SPPG yang berani membongkar kecurangan tersebut.