"Anda percaya saja, saya cukup pintar kok. Kita sudah mengalami harga minyak tinggi beberapa kali, tidak hancur negaranya kan? Karena kebijakannya pas," ujar Purbaya lagi.
Menkeu menekankan bahwa APBN 2026 dirancang untuk menjadi shock absorber (penyerap guncangan).
Selain memantau pergerakan harga, Menkeu juga berkoordinasi intensif dengan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk memastikan pasokan energi nasional tetap aman, terutama di tengah ancaman gangguan jalur distribusi di Selat Hormuz.
Pemerintah berkomitmen bahwa kebijakan yang akan diambil satu bulan ke depan akan sangat mempertimbangkan keseimbangan antara kesehatan APBN dan beban ekonomi rakyat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!