SketsaNusantara.id - Pasca pecahnya konflik antara Iran dan Israel serta Amerika Serikat, membuat kawasan di Timur Tengah menjadi sangat mengkhawatirkan.
Khususnya, bagi warga Indonesia dari berbagai daerah termasuk Situbondo yang tengah bekerja atau sedang menjalankan ibadah umroh dan ingin segera pulang ke Indonesia segera, namun kondisinya banyak penerbangan yang telah ditutup sementara.
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo telah mendapatkan kabar bahwa ada warganya yang kini tengah bekerja di Oman merasa ketakutan akibat banyak rudal balistik milik Iran berterbangan.
“Pertama kami mendapatkan laporan dari platform TikTok kami, yang mengadukan secara langsung bahwa dirinya tengah berada di Oman untuk bekerja,” ujarnya saat dikonfirmasi Kamis 5 Maret 2026.
Ia menceritakan, bahwa salah seorang pekerja migran tersebut merasa ketakutan karena banyaknya rudal balistik yang berterbangan di langit Oman.
“Maka daerah di Timur Tengah sekarang tengah memanas, termasuk Oman yang terdampak perang,” imbuhnya.
Baca Juga: Situbondo Dinilai Layak Kembali Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-35
Bupati Mas Rio menegaskan, agar Dinas Ketenagakerjaan Pemkab Situbondo untuk membuka posko pengaduan bagi warga Situbondo yang berada di Timur Tengah.
“Kami sudah perintahlan Kadisnaker untuk membuka Posko Pengaduan baik online maupun offline hari ini, untuk melakukan pendataan,” ungkapnya.
Selanjutnya, Mas Rio akan melakukan komunikasi dengan sejumlah pihak untuk memastikan warganya di Timur Tengah bisa segera dipulangkan.
Baca Juga: Ketegangan Timur Tengah Memuncak, 2 Kapal Tanker Pertamina Terjebak di Selat Hormuz
“Besok kami akan komunikasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) dan PB3MI, untuk membahas langkah memulangkan warga Situbondo ke tanah air,” tegasnya.
“Sejauh ini sudah ada 3 orang yang terdata aedang berada di Timur Tengah, tetapi kami meyakini masih banyak warga Situbondo yang berada di sana,” paparnya.