Saat itu Try Sutrisno berdiskusi bersama sejumlah tokoh militer dan sipil untuk membahas langkah konstisusional demi menjaga persatuan bangsa dan mencegah konflik yang lebih luas saat transisi kepemimpinan nasional.
Rupanya Try Sutrisno saat itu merupakan salah satu orang yang meminta supaya Soeharto mundur saja sebagai bentuk sayangnya ia terhadap Soeharto.
Setelah Soeharto mundur, ia juga secara aktif terlibat dalam diskusi tertutup untuk memastikan bahwa transisi kekuasaan dari Presiden Soeharto ke B.J. Habibie berjalan sesuai rel hukum yakni UUD 1945 guna menghindari kekosongan kekuasaan.
Sebagai senior di TNI, ia juga berperan sebagai penengah untuk memastikan militer tetap solid dan tidak terpecah dalam menghadapi gelombang demonstrasi, yang berpotensi memicu perang saudara.
Saat itu fokus utama Try Sutrisno adalah mencegah konflik yang lebih luas. Ia menekankan bahwa keselamatan bangsa jauh lebih penting daripada mempertahankan status quo atau ambisi kelompok tertentu.
Kini Try Sutrisno telah berpulang, banyak orang berharap bahwa nilai-nilai yang ditinggalkannya akan tetap terjaga dan tak ikut terkubur bersama sang jenderal.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!