Sutrisno pernah menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer atau Pangdam pada tahun 1984.
Dua tahun kemudian, ia dipercaya untuk duduk di kursi KSAD (Kepala Staf Angkatan Darat).
Selama berkarier di militer, Try Sutrisno pernah terlibat dalam berbagai operasi, seperti Operasi Trikora, Konfrontasi Indonesa-Malaysia hingga Operasi Pembebasan Irian Barat tahun 1962 yang mempertemukannya dengan Soeharto.
Ia bahkan sempat dipercaya menjadi Ajudan Presiden Soeharto pada tahun 1974 hingga 1978.
Puncak karier militer Try Sutrisno yakni ketika ia dilantik menjadi Panglima TNI (saat itu ABRI) tahun 1988.
Jabatan yang dipegangnya selama 5 tahun ini menjadi batu loncatan sebelum ia dipercaya menjadi Wakil Presiden Indonesia.
Pada tahun 1993, Sidang Umum MPR menunjuk Try Sutrisno sebagai wakil presiden ke-6, mendampingi Presiden Soeharto.
Try Sutrisno menjabat sebagai wakil presiden hingga 11 Maret 1998 yang kemudian digantikan oleh B.J Habibie.
Menerima 11 Bintang
Dikutip dari laman resmi Kementerian Sekretariat Negara, sepanjang hidupnya, Try Sutrisno pernah menerima 11 bintang, yakni sebagai berikut:
1.Bintang Republik Indonesia Adiprana
2.Bintang Mahaputra Adipurna
3.Bintang Mahaputra Adipradana
4.Bintang Dharma
5.Bintang Yudha Dharma Utama
6.Bintang Kartka Eka Paksi Utama
7.Bintang Kartika Eka Paksi Pratama
8.Bintang Kartika Eka Paksi Naraya
9.Bintang Jalasena Utama
10.Bintang Swa Bhuwana Paksa
11.Bintang Bhayangkara
***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!