news

Pura-Pura Menolong Korban Kecelakaan, Motor Dibawa Kabur di Depan Hotel Mamberamo Sorong

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:30 WIB
Tangkapan video motor dibawa kabur di lokasi kejadian kecelakaan di depan Hotel Mamberamo Sorong. (X/RadioElshinta)

SketsaNusantara.id - Sebuah peristiwa memprihatinkan terjadi di depan Hotel Mamberamo, kawasan Tembok Berlin, Sorong, Papua.

Kecelakaan lalu lintas yang seharusnya memantik empati justru dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk melakukan tindak kejahatan.

Dilansir SketsaNusantara.id dari akun X Radio Elshinta (@RadioElshinta), peristiwa tersebut bermula dari kecelakaan yang melibatkan seorang pria di lokasi kejadian.
 
Baca Juga: Ngeri! Detik-Detik Terjadi Kecelakaan Beruntun di Bangsal Mojokerto, Truk Gandeng Adu Banteng dengan Tronton, Diduga Sopir Mengantuk

Dalam unggahannya, akun tersebut menuliskan jika kecelakaan lalu lintas terjadi di depan Hotel Mamberamo, kawasan Tembok Berlin, Sorong, Papua.

Peristiwa tersebut melibatkan seorang pria yang mengalami kecelakaan di lokasi kejadian.

Situasi darurat yang biasanya diwarnai kepedulian warga sekitar justru diwarnai tindakan tidak terpuji.
 
Baca Juga: Detik-Detik Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Bus Rombongan Pariwisata SPPG Cirebon Menabrak Truk

Disebutkan bahwa di tengah kondisi tersebut muncul seseorang yang berpura-pura memberikan bantuan kepada korban. Namun alih-alih membantu, oknum tersebut memanfaatkan kelengahan situasi.

“Namun nahas, di tengah situasi darurat, muncul oknum yang berpura-pura memberikan pertolongan kepada korban. Bukannya membantu, oknum tersebut justru membawa kabur sepeda motor milik korban,” demikian bunyi keterangan yang diunggah.

Tindakan tersebut memantik keprihatinan publik. Dalam kondisi korban yang membutuhkan pertolongan medis, kendaraan miliknya justru dibawa pergi oleh pihak yang diduga memanfaatkan kekacauan di lokasi kejadian.
 
Baca Juga: 4 Fakta Kecelakaan Mobil vs Motor di Pasuruan yang Tewaskan Bocah 7 Tahun, Kronologi hingga Penyebabnya

Peristiwa ini menunjukkan bagaimana situasi darurat dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Informasi mengenai kejadian tersebut pertama kali dibagikan oleh Indra Insmor Arni melalui pesan berantai di media sosial yang kemudian diunggah kembali oleh akun @RadioElshinta pada 17 Februari 2026.

Ajakan untuk menyebarkan informasi menjadi bagian dari upaya pelacakan kendaraan yang hilang.

Masyarakat diharapkan dapat berperan aktif apabila menemukan sepeda motor dengan ciri-ciri yang sesuai dengan foto atau video yang telah beredar di media sosial.

“Warga yang melihat atau mengetahui keberadaan sepeda motor dengan ciri-ciri seperti yang terlihat dalam foto atau video yang beredar, dimbau segera melapor ke pihak kepolisian setempat guna membantu proses penyelidikan,” tulis akun tersebut.

Imbauan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan aparat penegak hukum dalam mengungkap kasus.

Kecepatan penyebaran informasi melalui media sosial diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku serta mempercepat proses pengungkapan.

Secara hukum, membawa kabur kendaraan milik orang lain tanpa izin merupakan tindak pidana yang dapat dijerat dengan pasal pencurian.

Apalagi jika dilakukan dalam kondisi korban tidak berdaya, unsur pemberatan dapat menjadi pertimbangan dalam proses hukum.

Selain aspek hukum, peristiwa ini juga menyoroti pentingnya kewaspadaan masyarakat ketika terjadi kecelakaan di ruang publik.

Dalam kondisi darurat, koordinasi antara warga dan aparat sangat dibutuhkan untuk memastikan keselamatan korban sekaligus menjaga barang-barang miliknya.

Hingga informasi ini beredar, belum terdapat keterangan lanjutan mengenai identitas pelaku maupun keberadaan sepeda motor korban. Publik masih menunggu tindak lanjut dari aparat kepolisian setempat terkait penyelidikan kasus tersebut.***
 
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Tags

Terkini