news

Kronologi Ruang Server Masjid Istiqlal Jakarta Kebakaran saat Sholat Tarawih Berlangsung, 9 Mobil Damkar Dikerahkan Padamkan Api, Begini Kondisinya

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:00 WIB
Potret Masjid istiqlal Jakarta yang sempat terbakar saat sholat tarawih berlangsung, damkar ungkap api muncul dari ruang server CCTV (Instagram/masjidistiqlal.official)

SketsaNusantara.id - Kebakaran terjadi di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, pada Rabu malam, 18 Februari 2026. Peristiwa ini mencuri perhatian publik karena terjadi bersamaan dengan pelaksanaan sholat Tarawih pertama menyambut Ramadhan 1447 Hijriah.

Diketahui kejadian ini bermula sekitar pukul 20.40 WIB. Saat itu, ruang server yang berada di kawasan Masjid Istiqlal terbakat ketika jemaah sedang khusyuk melaksanakan ibadah Tarawih di dalam masjid.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Unit Pos Istiqlal, Muhammad Ramdan mengungkapkan kronologi kejadian usai mendapat laporan masuk dari salah satu pihak keamanan masjid.

Baca Juga: Mall Ciputra Cibubur Bekasi Terbakar, Damkar Kota Bekasi Kerahkan 2 Unit Mobil Pemadam Kebakaran

"Tadi pihak security dari Masjid Istiqlal datang ke pos kita, menginformasikan bahwa ada terjadi kebakaran di ruang CCTV," ungkap Ramdan pada hari Rabu, 18 Februari 2026 dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Kompas TV.

Ramdan membeberkan kondisi ruangan yang sudah dipenuhi asap tebal saat petugas damkar tiba di lokasi unuk memadamkan api.

Api diduga berasal dari ruang server CCTV yang terletak di lantai dasar masjid. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh gangguan pada perangkat Uninterruptible Power Supply (UPS) yang berada di ruangan tersebut.

Petugas pun menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dengan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) untuk menembus kepulan asap pekat.

Baca Juga: Kronologi Kebakaran Panti Jompo di Manado yang Tewaskan 16 Lansia, Asap dan Bau Hangus Muncul dari Belakang Gedung

"Ketika kita datang sudah dipenuhi asap, namun masih ada satu titik api di bawah yang masih menyala. Kita tidak bisa masuk tanpa alat pernapasan, makanya pakai SCBA," ujar Ramdan.

Dari hasil pemeriksaan awal, api diduga kuat berasal dari baterai UPS yang mengalami kerusakan di ruang server.

"Yang terbakar sepertinya dari bawah, kayaknya sudah lelehan dari panel di atas mungkin ada kerusakan pada baterai UPS,” tambah Ramdan.

Baca Juga: Baru Bangkit dari Banjir, Pabrik Sandal PT Garuda Mas Perkasa di Medan Ludes Terbakar, Ratusan Karyawan Terancam Tak Punya Pekerjaan

Sebagai informasi, baterai UPS yang meleleh sangat beresiko memicu kebakaran. 

Halaman:

Tags

Terkini